Terlalu Banyak Menggunakan Media Sosial Ternyata Bisa Membuat Kamu Merasa Kesepian

0
27
kecanduan medsos
via brandignity.com

Apakah kamu seorang yang tak bisa lepas dari media sosial ? Akhir-akhir ini memang pengguna media sosial semakin meningkat karena kemudahan akses internet.

Selain memudahkan kita dalam beerkomunkasi, fitur-fitur yang tersedia di media sosial menjadikan kita betah berlama-lama mantengin medsos kita sampai kadang lupa segalanya.

Kalau kamu tipe orang yang banyak menghabiskan waktu di medsos maka berhati-hatilah karena mungkin kamu bisa merasa semakin kesepian.

Hal ini diketahui dari studi yang menjelaskan bahwa, jika kamu menggunakan medsos lebih dari 2 jam dalam sehari maka peluang kamu untuk merasa terisolasi menjadi lebih besar dua kali lipat.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan University of Pittsburgh. Mereka meneliti sekitar 1.787 orang yang berusia antara 19 sampai 32 tahun, tentang penggunaan 11 situs media sosial terpopuler seperti Facebook, Twitter, YouTube, Google Plus, Instagram, Snapchat, Reddit, Tumblr, pinterest, Vine dan LinkedIn yang dilakukan pada tahun 2014.

Dilansir dari Independent.co.uk, mereka menemukan bahwa orang yang mengunjungi jejaring sosial lebih dari 58 kali seminggu, mereka tiga kali lebih mungkin cenderung merasa kesepian daripada mereka yang mengunjungi situs tersebut di bawah 9 kali dalam seminggu.

Namun dari sini masih belum jelas apakah media sosial yang menyebabkan kesepian atau orang yang sudah kesepian lebih sering menghabiskan waktu mereka menggunakan media sosial.

“Kami masih belum tahu mana yang datang terlebih dahulu, apakah penggunaan media sosial atau justru perasaan isolasi sosial,” ujar seorang profesor pediatri di University of Pittsburgh, “Elizabeth Miller”.

“Ada kemungkinan orang dewasa muda yang awalnya merasa terisolasi secara sosial beralih ke media sosial. Atau bisa juga peningkatan penggunaan media sosial entah bagaimana menyebabkan perasaan seseorang terisolasi dari dunia nyata.”

Studi ini menunjukkan, bahwa semakin lama seseorang menghabiskan waktu untuk media sosial, semakin sedikit pula waktu yang dimiliki untuk berinteraksi sosial dalam kehidupan nyata.

Selain itu melihat suatu aspek tertentu dari kehidupan orang lain yang cenderung hidup lebih baik, bisa memicu rasa iri dan akan menimbulkan keyakinan bahwa orang tersebut mengalami hidup yang mengecewakan dan lebih buruk dibandingkan yang lain.

Primack menambahkan bahwa ada beberapa orang menggunakan berbagai platform dengan cara tertentu untuk menemukan kenyamanan dan hubungan sosial melalui relasi di media sosial.

“Bagaimanapun hasil studi ini secara sederhana mengingatkan kita, bahwa secara keseluruhan, menggunakan media sosial cenderung diasosiasikan dengan peningkatan isolasi sosial, bukan malah penurunannya,” ujar Primack.

Leave a Reply